Memberi dan Menginspirasi

Minggu, 07 Juli 2019

Manfaat Menyusui untuk Mencegah Penyakit Jantung


Ada satu cara mudah bagi ibu muda agar tak kena penyakit jantung, yaitu dengan menyusui. Apa kaitan keduanya?

Menyusui adalah kondisi saat bayi mendapatkan pasokan gizi dari air susu ibu melalui payudara. Menurut dr. Sara Elise Wijono, MRes dari KlikDokter, tak hanya bayi yang akan mendapatkan manfaatnya. Menyusui juga dapat membuat sang ibu terhindar dari penyakit jantung!

Berbagai studi sebelumnya telah memastikan manfaat menyusui bagi ibu. Mulai dari mengendalikan kadar kolesterol, glukosa darah, hingga tekanan darah. Seiring berkembangnya waktu, manfaat menyusui pada ibu ternyata lebih besar daripada itu.

Studi terbaru menemukan bahwa menyusui berkaitan dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung serta stroke. Semakin lama si ibu menyusui, semakin kecil pula kemungkinan terkena serangan jantung atau stroke di kemudian hari.

Studi terbaru membahas manfaat menyusui bagi kesehatan jantung ibu. Penelitian dilakukan di Cina dengan menggunakan 300.000 partisipan wanita selama delapan tahun.

Hasilnya, mereka yang menyusui memiliki risiko terkena penyakit jantung lebih rendah delapan persen dibandingkan dengan yang tidak menyusui! Bahkan, mereka yang menyusui lebih dari 2 tahun mengalami penurunan risiko penyakit jantung sebanyak 18 persen.

Alasan di balik sehatnya jantung si ibu bila dia menyusui adalah timbunan lemak yang terjadi selama proses kehamilan tereliminasi lebih dan menyeluruh saat ia menyusui. Sehingga, dia tidak mengendap di dalam tubuh, khususnya pembuluh darah, dan tidak akan memberi masalah pada organ jantung.

Menyusui pun dianggap dapat mengembalikan berbagai perubahan metabolisme yang terjadi selama kehamilan, sehingga berat badan si ibu akan cepat kembali ke angka ideal ketimbang ibu yang tidak memberikan ASI sama sekali.

Setelah mengetahui fakta bahwa menyusui dapat mencegah penyakit jantung, diharapkan Anda tak lagi ragu untuk memberikan ASI kepada buah hati setelah ia lahir ke dunia.

Anda disarankan untuk memberikan ASI eksklusif kepada bayi selama enam bulan pertama kehidupannya, lalu dilanjutkan dengan tambahan makanan pendamping (MPASI). Dengan begitu, baik bayi dan ibunya sama-sama akan memiliki kualitas kesehatan yang baik!


0