Memberi dan Menginspirasi

Minggu, 13 November 2016

Memulai Karir di Usia yang tak Lagi Muda




Kebanyakan para wanita berkarir sejak lulus kuliah, benarkan? Tapi berbeda dengan saya yang mulai berkarir ketika usia menginjak kepala 3.  Bahkan sudah memiliki 2 putra putri yang lucu. Terkadang saya juga berpikir kenapa disaat orang-orang mulai resign dari pekerjaan, malah saya baru mulai bekerja.  Ya mungkin qodarullah, segala sesuatu Allah yang mengatur.  Setelah lulus kuliah saya berusaha mencari kerja, namun mencari perusahaan yang mau menerima penyandang disabilitas  memang tidak gampang. Beberapa kali ikutan CPNS  selalu gagal. Tapi di saat usia tidak muda lagi, fisik juga tidak sekuat dulu malah lolos ujian CAT CPNS.
Saya sangat bersyukur, karena dari sekian ribu pendaftar nama saya menjadi salah satu yang beruntung.  Alhamdulillah tanpa mengeluarkan uang sogokan sana-sini. Sampai saat ini saya sering merenung, mengambil hikmah dari setiap kejadian.  Betapa Allah begitu sayang terhadap saya dan keluarga,  sehingga memberikan pekerjaan di saat yang tepat.

Ada beberapa keuntungan bagi saya memulai karir saat sudah memiliki anak. Diantaranya  saya bisa menyapih dan mengasuh mereka. Saat saya mendapat pekerjaan anak saya yang besar sudah duduk dibangku  kelas 1 dan anak kedua berusia 4 tahun. Saya sudah  begitu dekat dengan anak-anak, hingga saat ini walau pun  waktu saya lebih banyak di luar rumah, tapi kedudukan saya dihati anak-anak tidak tergantikan oleh siapa pun, insya allah saya yakin itu.  Saya tidak pernah menyesali keterlambatan ini, walau pun beberapa orang menganggap di usia itu orang sulit untuk mengembangkan dan meraih jabatan yang lebih tinggi, karena terbentur umur.  Saya juga menyadari  pengaruh usia, terkadang berpikir itu lambat, pelupa dan gampang lelah.  Berbeda jika kita bekerja saat masih muda usia 25 an, otak masih fresh dan tenaga juga masih bugar.  Tapi saya mensiasatinya dengan mengkonsumsi makanan sehat dan menyempatkan diri untuk berolahraga.  Ya pada akhirnya saya nikmati saja dan terus bersyukur atas apa yang telah Allah berikan berupa nikmat sehat. Mudah-mudahan sehat terus dan bisa terus berkarya. Amiin

4

4 komentar:

  1. Dibeberapa kantor emang usia faktor penting banget ya mba, aku pun suka sedih kalau liat lowongan minta yg usia kinyis2 :( Tapi alhamdulillah kantor aku yg sekarang ngga gitu, bahkan ada yg udah umur 40th keatas pun masih tetap diterima, ngga ada syarat umur di kantor aku lho.. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bagus itu mba, jadi walaupun sudah tuwir masih bisa berkarya. terima kasih sudah mampir

      Hapus
  2. Kita harus tetep semangat ya mbak. Usia tidak bisa menjadi halangan buat kita belajar dan memulai karir. Kalau disini mbak, usia berapapun boleh berkarya asal ada kemauan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mbak, salam kenal mbak Nielsen.

      Hapus

Silahkan berikan komentar, saran dan kritik dengan bahasa yang sopan, jangan spam ya!