Memberi dan Menginspirasi

Rabu, 08 Februari 2023

LIMA AMALAN PELUNAS HUTANG



Assalamaualaikum

Bismillahirohmanirohim, kali ini saya akan membahas masalah hutang. Karena masalah hutang ini menjadi masalah yang banyak ditemui di masyarakat. Dan hutang ini menjadi sumber dari berbagai permasalahan yang terjadi. Terutama hutang riba. Karena riba merupakan perbuatan yang dilarang oleh Allah, barang siapa yang melakukan riba berarti sudah memerangi Allah. Dan Allah akan memberi azab kepada pelaku riba. Salah satu azab dari Allah itu dicabutnya rasa tenang. Terjadi berbagai permasalahan di kehidupannya. Mungkin ada orang diberi permasalahan hidup, dan menganggapnya ujian. Memang betul kita hidup didunia ini sedang menjalani ujian, setiap manusia memang diuji baik kaya maupun miskin, tua mau pun muda dengan kadar keimanan masing-masing.

Ketika kita terlanjur berhutang riba, ada lima amalan yang bisa dijalankan, ini sudah teruji dan sudah dibuktikan sendiri, jika di ulang-ulang kata-kata ini bisa meringankan kita dari hutang. Walau pun pada praktiknya tidak seperti membalikkan telapak tangan. Amalan tersebut adalah

1.    Mengulang kalimat syukur yaitu kalimat alhamdulillah. Bagaimanapun keadaan kita ucapkan alhamdulillah. Walaupun kenyataannya kita sedang tidak baik-baik saja, selalu ucapkan kalimat alhamdulillah kalimat syukur ini sungguh power full. Syukur atas apa pun yang kita terima.

2.    Memperbanyak surat Alfatihah, al fatihah adalah surat pembuka. Al fatihah ini juga sangat fower full. Kita kirim surat Al fatihah ini untuk Nabi Saw, orang tua baik masih hidup maupun sudah tiada, anak-anak kita, saudara kita, dan diri kita sendiri.

3.    Memperbanyak sholawat. Insya Allah yang memperbanyak membaca sholawat akan dimudahkan dalam menghadapi permasalahannya. Repeat sholawat setiap hari kalo bisa 1000 x sehari. Niscaya ada jalan keluar dalam melunasi hutang.

4.    Memperbanyak mendoakan orang lain, doa baik akan kembali kepada diri kita. Begitupun doa yang jelek. Maka perbanyaklah mendoakan orang lain. Siapa pun orang yang dikenal, mau pun orang yang tidak dikenal. Saya pernah melihat video Ari Ginanjar yang saat itu tidak bisa melanjutkan membangun menara karena kehabisan dana. Dan ia pun merasa sudah buntu entah mencari kemana lagi uang untuk menyelesaikan pembangunan tersebut. Ayahnya berpesan perbanyak doakan orang lain. Maka Ari Ginanjar pun melakukan hal itu, setiap ketemu orang ia doakan, bahkan ketemu binatang pun ia doakan. Alhasil beberapa tahun kemudian menara yang sedang dibangun berdiri megah.

5.    Jika dirimu dalam keadaan bingung dan tidak tau harus berbuat apa. Maka katakan pada diri sendiri dan ulangi setiap pagi  “wahai diri, kewajiban yang ada, amanah yang ada pasti bisa saya penuhi.”

Itulah 5 amalan pelunas hutang, setiap hari setiap saat.  Nah untuk lengkapnya bisa di simak di video di bawah ini.

 

 

0

Minggu, 16 Oktober 2022

REVIEW HOTEL NOVOTEL BANJARMASIN AIRPORT



Bissmillahirohmanirohiim

Hai Bestie..kali ini aku mau sharing hotel novotel Banjarmasin. Hotel ini rekomended banget buat kamu yang sedang berkunjung ke Banjarbaru. Kenapa aku rekomendasiin, karena hotel ini dekat banget dengan bandara Syamsoudin Nur. Bahkan saking dekatnya landasannya itu kelihatan dari hotel. Dan menuju ke Bandara itu hanya memerlukan waktu 15 menit karena harus muter. Dan sekitar 30 menit menuju pasar Martapura.

Beberapa kali nginap di sini pelayanannya ramah, dan jam berapa pun cek in akan dilayani karena hotel ini beroperasi selama 24 jam. Hotel ini relatif ramai pengunjung, apalagi kalau ada event pasti full booking.

Oh iya hotel ini memang nampak dari depan kecil, tapi kebelakang luas sekali. Karena suatu hari aku pernah nginap di novotel ini kondisi full, dan kebagian kamar di belakang dan jaraknya jauh dari lobi. Fasilitas kamar ber AC dan peralatan mandi gratis itu memang sudah standar ya gues. Di sini juga ada fasilitas laundry dan antar jemput bandara dengan biaya tambahan.

Bagi kalian yang berkunjung ke Banjarmasin jangan lupa untuk menikmati kulinernya, yang terkenal di sini adalah soto banjar. Pagi-pagi kalian juga bisa ke pasar terapung, tapi emang lumayan jauh ya kalau dari Banjarbaru.


   

0

Rabu, 20 Juli 2022

Hari Anak Nasional, Mengajak Anak Bergembira



Setiap tanggal 23 Juli diperingati sebagai Hari Anak Nasional, peringatan ini sejatinya untuk menegakan perlindungan serta pemenuhan hak-hak anak Indonesia sehingga mereka bisa tumbuh secara sehat, berakhlak mulia dan  cinta tanah air.

Dalam perkembangan sejarahnya peringatan Hari Anak Nasional dari tahun ke tahun juga untuk mengingatkan dan mendorong para orang tua agar lebih melindungi,  membimbing dan mendidik anak-anak dengan pola asuh yang sesuai dengan prinsip prinsip keagamaan. Prinsip-prinsip keagamaan ini harus di tanamkan sejak dini kepada anak-anak. Tujuannya tiada lain agar anak tumbuh menjadi baik.

Bahagia adalah keadaan atau perasaan tenang dan tenteram, bebas dari tekanan dan kesusahan. Bila anak merasa nyaman mereka pasti bahagia. Bukan saja ketika bersenang-senang. Bahagia bukan terletak pada banyaknya harta atau tingginya jabatan. Tapi ini berhubungan dengan hati.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, Kemensos akan menyelenggarakan peringatan hari anak Nasional di daerah 3T (Tertinggal, terdepan dan terluar) hal ini sesuai dengan arahan Menteri Sosial Tri Rismaharini sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.

Kenapa di daerah 3T karena seperti juga disampaikan bapak Presiden Joko Widodo kita harus memberikan perhatian penuh kepada masyarakat yang berada di  wilayah Timur dan daerah 3T (Tertinggal, terdepan dan terluar).  

HAN 2022 rencananya akan diselenggarakan di beberapa lokasi di Lombok Timur,  komunitas adat terpencil, daerah pengungsian, dan di lembaga. Rangakaian acara nya mulai tanggal 24 Juli hingga 30 Juli 2022 mendatang.

“Kita ingin anak-anak (dari) seluruh Indonesia bisa saling berkomunikasi. Kita ingin anak-anak di Asmat Papua nanti komunikasi dengan anak-anak di Pulau Bertam di Batam. Kemudian, anak-anak di Suku Anak Dalam Jambi bisa komunikasi dengan semua,” ujar Mensos Risma dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu.

Sedangkan kegiatan puncak akan diselenggarakan di lima kecamatan yang berada di Lombok Timur, “Lombok Timur dipilih karena jumlah populasi anak tinggi, hal ini juga beriringan dengan upaya pemerintah menekan angka pernikahan dini dan stunting.” Ucap Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Kanya Eka Santi.

Komunitas yang menjadi lokasi HAN adalah Suku Anak Dalam Jambi, Suku Baduy Banten, Suku laut pulau Bertam kepulauan Riau, Suku Asmat Papua Erosaman, Suku Asmat Papua Amagais, Suku Asmat Papua Asatat, Pengungsi Nabire Papua, anak di wilayah perbatasan Sebatik Nunukan, Kota Kecil Wini (Timur Tengah Utara), Suku Dayak Meratus, dan pengungsi Majene.

Kegiatan HAN diawali dengan pemberian bantuan Atensi Anak, Program Keluarga Harapan (PKH), Prokus, dan bantuan rumah layak anak. Selain itu Kemensos juga akan menggelar khitanan masal, pemeriksaan mata gratis, vaksin dan imunisasi serta pemenuhan hak sipil anak seperti pembuatan akta kelahiran bekerja sama dengan disdukcapil setempat. 

Dengan terpenuhinya hak dasar anak berupa pemenuhan hidup layak, pendidikan dan kesehatan diharapkan membantu membentuk karakter anak yang siap dengan tantangan dan mengatasi kesulitan, memiliki semangat dalam belajar, berfikir kreatif dan tidak putus asa dengan kondisi apa pun.

Untuk mendorong partisipasi anak dalam kegiatan HAN, Kemensos melibatkan pusat komunitas di wilayah terpencil. Jauh hari sudah terlebih dahulu dilakukan asesmen dan pendataan untuk penerima manfaat bantuan.

Semua anak yang hadir diharapkan bisa bergembira dengan mengikuti berbagai permainan dan perlombaan. Permainan di sini sudah disesuaikan dengan komunitas masing-masing. Anak-anak berkesempatan menyapa anak lainnya di seluruh Nusantara, dengan begitu bisa mengenal satu sama lain.

Kegiatan lainnya yang tidak kalah penting adalah mengunjungi anak-anak yang sedang sakit. Hal ini untuk menumbuhkan rasa solidaritas sesama anak. dan dampak lainnya akan memberikan semangat pada anak yang sedang sakit dalam menjalani hari-harinya.

Semoga momen hari anak ini menjadi hari yang membuat mereka bahagia dan bersemangat, sehingga tema hari anak “Anak terlindungi, Indonesia Maju” bisa terwujud.

 

 IG : @Nurhayati_35

Youtube : Chanel Citra

0

Kamis, 14 Juli 2022

Hai Bestie

Assalamualaikum. Ngga terasa usiaku sudah berkurang satu tahun, genap usia 24 tahun he...he...insya Allah semangatnya masih 24. Di usia ku ini ada banyak mimpi yang udah tercapai. Eh iya dulu aku suka ngelist impian sampai 100 impian. Kayak wirda Mansyur anaknya Yusuf Mansur. Walaupun impian ku tidak seheboh hingga viral seperti wirda mansyur yang pingin memiliki pesawat jet pribadi. Diantara sekian impian yang pernah kutulis adalah menikah dan punya anak. Mungkin bagi sebagian orang menikah hal yang bukan wow dan biasa aja. Tapi bagiku, yang dari kecil disabilitas, dan jarang ada lawan jenis yang suka itu adalah karunia yang luar biasa yang Allah berikan. Karena banyak teman-teman saya yang disabilitas tidak menikah, tidak punya pasangan hdup.

Masalah jodoh kan misteri Illahi, banyak juga wanita cantik dan sempurna karena sesuatu hal tidak menikah. Makanya aku tuh sangat bersyukur karena udah menemukan seseorang yang menjadi pendamping hidup, yang menerima dan mencintaiku apa adanya. Aku juga punya putra dan putri yang akan menjadi penerus perjuanganku.

Masih banyak yang ingin aku capai, impian-impianku. Tapi bagaiamapun juga harus realisitis dengan keadaan. Karena sekarang udah saatnya mengerem ambisi-ambisi dunia yang hanya sementara. Sekarang aku lebih ingin beribadah lebih khusuk. Memantaskan diri untuk mendapatkan jamuan Allah di tanah suci, aku ingin lebih banyak lagi belajar tentang akhirat. Bukan berarti aku meninggalkan urusan dunia sepenuhnya, urusan dunia semampunya saja. Aku tidak mau terlalu ngoyo mengejar dunia yang akan aku tinggalkan.

Bersyukur,bahagia itu yang aku rasakan saat ini, mudah-mudahan perasaan bahagia, penuh rasa syukur, akan terus melimpah di keluarga kecil kami. Mudah-mudahan ini adalah satu tanda rumah tangga berkah yang Allah curahkan untuk saya khususnya. Setiap waktu hubungan semakin harmonis, anak-anak semakin dewasa dan sholih juga sholihah, mudah-mudahan dijauhkan dari siksa dunia dan akhirat.

Amiin ...see you next time bestie..

 

IG :@Nurhayati_35

Youtube : chanel citra

 

 

0

Rabu, 13 Juli 2022

HOTEL ALANA THE CONVENTION CENTER SOLO


 

Bismillah, alahamdulillah berkesempatan lagi untuk berpetualang ke kota Solo. Kalau ke kota Solo jangan lupa bestie mampir ke soto batok. Sebenernya rasanya tidak ada yang istimewa, tapi karena penyajiannya unik dan mungkin punya daya tarik pembeli karena tempatnya selalu ramai dikunjungi.

Oh iya kali ini saya menginap di hotel Alana Convention center, hotel ini termasuk hotel bintang 4 yang ramah bagi anak. pokoknya hotel ini rekomended banget kalau bawa keluarga. Kenapa saya bilang begitu, karena bisa dilihat dari lobi yang luas, terdapat satu sudut untuk tempat bermain anak. nah kalau kita menunggu di lobi juga tidak akan bosan.

Selain itu tesedia juga kamar superior family, dan delux family. Jika membawa keluarga saya sarankan memesan kamar tipe tersebut. Untuk makanan lumayan wort it. Ada bermacam pilihan sarapan, ada hidangan eropa dan tradisional. Pilihan kudapan juga bermacam-macam. Yuk saksikan video nya di Youtube.



Selain Alana Solo, alana Yogyakarta juga bagus. Bisa dilihat disini ya. Jangan lupa like komen dan subcribe.

 


IG. @Nurhayati_35

Youtube : Chanel Citra

 

0

Selasa, 28 Juni 2022

Peran Orang Tua dalam pengasuhan Anak

                                                    sumber foto : Canva.com

Keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam pengasuhan anak, bahkan dalam islam dikatakan ibu adalah madrasah utama bagi anak. Itu artinya pendidikan utama yang diperoleh anak adalah dari seorang ibu. Oleh sebab itu seorang ibu harus berwawasan luas dan berilmu pengetahuan. Kualitas anak di masa depan di tentukan oleh pendidikan dini di dalam keluarga. Jika pola pengasuhan anak dalam keluarga kurang tepat maka anak tersebut akan memiliki konflik baik konflik dengan dirinya sendiri, orang tua mau pun lingkungannya.

Pola pengasuhan sangat berpengaruh terhadap pembentukan karakter anak. Anak-anak sekarang adalah calon pemimpin bangsa di masa yang akan datang. Nasib suatu bangsa kedepan ada di generasi penerus yaitu anak-anak. maka sangat mudah untuk menghancurkan suatu negara adalah dengan menghancurkan generasinya. Apabila memiliki generasi yang kuat, handal dan berkarakter maka bisa dipastikan negara tersebut akan kuat. Itulah sebabnya masalah generasi penerus bangsa adalah tanggung jawab kita bersama, mulai dari pemerintah pusat, daerah, dan hingga lingkup terkecil yaitu keluarga.

Memahami peran orang tua

Anak merupakan buah cinta kedua orang tua yaitu ayah dan ibu, kehadirannya sangat dinantikan. Anak yang dibesarkan dengan penuh kasih sayang akan memiliki kepercayaan diri yang kuat dan berkepribadian, mampu menjawab tantangan kehidupan yang dijalaninya. Dalam ilmu pengasuhan anak ada yang dikatakan bahasa kasih. Bahasa kasih satu orang dengan yang lainnya pasti berbeda. Jika anak yang kurang mendapatkan bahasa kasih ini di khawatirkan memiliki perilaku yang menyimpang.

Ada  5 bahasa kasih, pertama kata-kata pujian, kedua waktu yang berkualitas bersama (ngobrol bareng, makan bareng), ketiga sentuhan fisik (memeluk, menggandeng, menuntun), keempat pelayanan (membetulkan, mengambilkan), kelima hadiah.

Kenali bahasa kasih yang lima tersebut, anak kita cenderung ke mana. Memang memerlukan waktu untuk mengenal bahasa kasih anak kita. Salah satu contoh jika anak kita senang mendapat pujian, dan apabila setelah mendapat puijan tersebut dia merasa bahagia. Mungkin anak tersebut bahasa kasihnya pujian. Maka tugas kita sebagai orang tua harus memenuhi bahasa kasih tersebut. Minimal satu minggu 3 kali kita harus memberikan pujian.

Kembali lagi ke masalah pengasuhan, diusahakan orang tua menginvestasikan waktunya untuk quality time dengan anak-anak.  Walau pun memiliki pengasuh atau baby sitter, jangan terlalu mengandalkan mereka. Tetap anak perlu sentuhan dan kasih sayang orang tuanya. Jangan sampai menyesal dikemudian hari.  Kedekatan anak dengan orang tua, akan mengasah kecerdasan emosi anak. kecerdasan emosi anak ini menjadi perhatian prioritas  karena kecerdasan emosi merupakan bekal penting bagi  anak dalam menyongsong masa depan.

Dan yang perlu digarisbawahi di sini orang tua adalah pemberi contoh terbaik bagi anak, apa pun yang dilakukan orang tua biasanya anak akan meniru. Maka dari itu orang tua harus berhati-hati dalam bertindak, jangan sampai perbuatan kita yang kurang baik dilihat dan dicontoh oleh anak. orang tua merupakan teladan di segala aspek kehidupan bagi anak dan juga sebagai tempat untuk membangun pondasi awal bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.

Nah itulah peran penting orang tua dalam pengasuhan anak. Bagi anda calon orang tua yuk persiapkan diri dan  bagi yang sudah menjadi orang tua yuk terus belajar menjadi orang tua yang lebih baik lagi. Semangat.



0

Kamis, 16 Juni 2022

Pengangkatan Anak dan Permasalahannya

 


Setiap pasangan pasti merindukan kehadiran seorang anak, karena anak merupakan salah satu sumber kebahagiaan bagi orang tua. Ada seorang teman yang sudah cukup lama berumah tangga, tapi tak kunjung dikarunia anak. Padahal segala cara sudah dilakukan. Mulai dari konsultasi dokter dan mengikuti program hamil. Ikhtiar terakhir ia lakukan dengan mengangkat atau mengadopsi anak. Harapannya bisa menjadi pancingan.

Itulah realita di masyarakat kita, salah satu tujuan mengangkat anak adalah untuk pancingan. Dan terkadang setelah lahir anak kandung, anak angkat ditelantarkan atau diperlakukan secara tidak baik.  Memang tujuan adopsi anak ini bermacam-macam diantaranya yaitu :  meneruskan keturunan, mewariskan harta, memberikan jaminan kesejahteraan bagi anak, eksploitasi, komersil dan pancingan.

Masalah pengangkatan anak di atur dalam perundang-undangan, bahkan dalam hukum perdata umum, hukum islam dan hukum adat.

Di dalam Peraturan pemerintah No 54 tahun 2007 disebutkan bahwa pengangkatan anak bertujuan untuk kepentingan terbaik bagi anak. Oleh sebab itu proses pengangkatan anak ini diatur dalam undang-undang. Dan prosesnya cukup panjang, karena prosesnya lama, terkadang orang tidak sabar dan melakukan adopsi secara ilegal.

Dalam Permensos Nomor 110/HUK/2009 tentang Persyaratan Pengangkatan Anak disebutkan Prinsip-prinsip pengangkatan anak, yaitu Pengangkatan anak bertujuan untuk kepentingan terbaik bagi anak, pengangkatan anak tidak memutuskan hubungan darah antara anak yang diangkat dengan orang tua kandungnya, calon orang tua angkat harus seagama dengan calon anak angkat, dalam hal asal usul anak tidak diketahui, maka agama anak disesuaikan dengan mayoritas penduduk di mana anak ditemukan, pengangkatan anak oleh warga negara asing dapat dilakukan sebagai upaya terakhir, orang tua angkat berhak memberitahukan asal-usul orang tua kandungnya kepada anak angkat dengan memperhatikan mental anak.

Persyaratan Pengangkatan Anak

Selanjutnya dalam Pasal 4 Permensos 110/HUK/2009  diatur persyaratan pengangkatan anak.

calon anak angkat, yaitu:

1.     Anak belum berusia 18 tahun

2.    Merupakan anak terlantar atau ditelantarkan

3.    Berada dalam asuhan keluarga atau dalam lembaga Pengasuhan Anak

4.    Memerlukan perlindungan khusus

Calon orang tua angkat

1.          Sehat jasmani dan rohani

2.          Berumur paling rendah 30 tahun dan paling tinggi 55 tahun

3.          Beragama sama dengan agama calon anak angkat

4.          Berkelakuan baik dan tidak pernah dihukum karena melakukan tindakan kejahatan

5.          Berstatus menikah secara sah paling singkat 5 tahun

6.          Tidak merupakan pasangan sejenis

7.          Tidak atau belum mempunyai anak atau hanya memiliki satu orang anak

8.          Dalam keadaan mampu secara ekonomi dan sosial

9.          Memperoleh persetujuan anak dan izin tertulis dari orang tua wali anak

10.      Membuat pernyataan tertulis bahwa pengangkatan anak adalah demi kepentingan terbaik bagi anak, kesejahteraan dan perlindungan anak,

11.      Adanya laporan sosial dari pekerja sosial setempat

12.      Telah mengasuh calon anak angkat paling singkat 6 bulan sejak  izin pengasuhan diberikan.

13.      Memperoleh izin menteri atau kepala instansi  sosial provinsi.

Nah bagi sahabat yang ingin melakukan adopsi atau pengangkatan anak bisa terlebih dahulu melakukan konsultasi dengan Kementerian Sosial Cq Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak.

 

 

 

 

 

 

0

Jumat, 10 Juni 2022

Selamat Ulang Tahun



Barokallah fii umrik Amih.....

 Saya paling tidak bisa menulis tentang ibu....termasuk mau mengucapkan selamat ulang tahun saja rasanya lidah ini kelu. Apalagi harus menulis panjang lebar, karena sebelum jari ini mengetik air mata sudah tak tertahan. Cengeng banget ya....tuh kan sambil mewek.

Hari ini genap usia 62 tahun wanita yang aku panggil amih, beliau adalah perempuan luar biasa yang diciptakan Allah untuk saya. Sesulit apapun masalah saya, saya merasa ringan jika mengingat masih ada amih yang selalu mendoakan saya siang dan malam. Seberat apa pun beban di pundak ini, saya merasa lega jika sudah minta didoakan amih. Karena saya tahu doa amih tidak akan ditolak sama Allah, bukan karena amih tidak punya dosa, tapi karena amih orang yang pernah mengandung saya selama 9 bulan. Doanya mustajab. Masya Allah.

Sebaliknya saya bingung dan tak tahu harus bagaimana kalau tidak ada lagi tempat minta didoakan. Saya tidak bisa membayangkan jika amih sudah tidak bisa mendoakan anak-anaknya. Dan mungkin hanya bisa saya datangi batu nisannya.

Saya bisa seperti ini, berdiri di sini, seberhasil ini tidak lepas dari perjuangan amih.  Wanita sederhana yang konaah itu mampu mengurus kami berenam jarang sekali mengeluh. Berbeda dengan saya kalau datang banyak keluhan. Padahal jika dipikir hidup saya jauh lebih sejahtera di banding kehidupan Amih dulu. Saya juga malu kalau mikir ke sana. Saya ngeluh cape ngurus anak lah, ngeluh kurang uang lah, ngeluh banyak tagihan lah, dan lain-lain...duh... saya bertekad deh mulai hari ini saya kurangi ngeluh ke orang tua. Tapi kalau tidak ngeluh, orang tua juga kadang tidak paham...kadang tidak paham dengan kondisi keuangan sekarang. Ya udah lah selama saya ada saya akan berusaha untuk memenuhi keinginan Amih. Bismillah mudah-mudahan selalu ada rezekinya.

Ya Allah disisa umur Amih, saya hanya ingin membahagiakan beliau, mampukan saya ya Allah, saya ingin selalu memberikan kejutan-kejutan kecil sama Amih, saya ingin menjadi anak terbaik di mata Amih. Harapan saya mudah-mudahan Amih bahagia.

  

 

0

Kamis, 26 Mei 2022

Terima kasih kamu sudah bertahan sejauh ini


 

Terima kasih sudah berjuang selama ini, terima kasih sudah bertahan dan kuat, kamu hebat. Jalan yang kamu lalui memang tidak mudah, tapi kamu mampu untuk survive di tengah badai yang menempa. Itulah yang ingin saya ungkapkan saat ini, setelah melalui berbagai peristiwa yang membuat kita banyak belajar. Bismillah saat ini saya kerja di unit baru. Yang insya Allah adalah unit baru yang dipilihkan Allah yang terbaik. Karena saya selalu meminta yang terbaik dari Allah, penempatan terbaik, lingkungan kondusif, berkah jauh dari hal-hal yang bisa menjerumuskan ke hal negatif.

Harapan saya di tempat baru ini saya bisa mempersembahkan yang terbaik pula, bekerja secara maksimal sehingga bisa berkontribusi untuk kesejahteraan anak Indonesia. Saya tidak ingin terlalu ngoyo, jalani saja hidup ini dan jangan takut dengan apa yang belum terjadi. Toh selama ini kamu baik-baik saja dengan apa yang selalu kamu takuti. Ikuti skenario Allah dengan baik, dan menjadi aktor terbaik dengan mengharap ridho Nya. Insya Allah semua akan baik-baik saja.

Beradaptasi dengan lingkungan baru, yang sama sekali 95 persen tidak mengenal kamu dan kamu pun merasa asing. Belajar lagi hal baru tentunya dengan semangat baru dan harapan baru. Bismillah.   

0

Sabtu, 16 April 2022

Pengalaman Ibu Penyandang Disabilitas sebagai ASN


      

      Aku kembali bekerja setelah tujuh tahun hanya diam di rumah menjadi ibu rumah  tangga dan freelancer.  Memang agak canggung ketika harus bangun pagi dan siap-siap pergi ke kantor. Mungkin karena kelamaan berada di zona nyaman xixixi…

Keputusan kembali bekerja

            Semua memang sudah digariskan yang kuasa.  Tak ada suatu peristiwa yang luput dari genggaman Nya. Rencana kembali bekerja di luar rumah memang sudah sejak kelahiran anak kedua, Andi Citra. Saat itu saya dan suami mengalami kebangkrutan, modal usaha yang kami peroleh dari penjualan rumah warisan habis. Karena mungkin tidak sesuai antara pendapatan dan pengeluaran dan  kurangnya ilmu dalam berwirausaha akhirnya modal ludes hingga tak memiliki uang sama sekali.

            Kami pun memutar otak, bagaimana agar kehidupan rumah tangga kami tetap berjalan dan baik-baik saja. Rencana-renacana  mulai dijalankan.  Dan saya memutuskan untuk mencari pekerjaan, suami tetap wirausaha di rumah. Ko kebalik, biasanya istri yang wirausaha di rumah. Ini pun bukan tanpa alasan,  ijazah dan keterampilan saya lebih memungkinkan mendapat pekerjaan yang lebih baik dan diharapkan mendapat gaji yang lebih baik juga.  Disamping itu mobilitas suami yang menggunakan kaki palsu memang agak susah untuk kesana-kemari.

            Hidup memang pilihan, ketika saya memilih suami sebagai imam saya, saya putuskan untuk membantu dalam hal perekonomian. Karena kami berdua disabilitas. Kami harus saling menopang, dan kami keduanya berangkat dari nol. Mau saya atau suami yang lebih unggul, itu tidak masalah. Yang penting kami berkomtmen untuk selalu menjaga keseimbangan dan kewarasan demi keluarga tetap utuh.

 Jangan dianggap mudah mencari pekerjaan bagi penyandang disabilitas seperti saya, tapi bukan saya kalau menyerah.  Selain saya menyebar CV melalui email yang saya dapat dari lowongan pekerjaan di Koran, saya pun dor to door ke perusahaan sekitar rumah.  Kebetulan rumah berada di kawasan industri. Tak hanya itu Saya pun datangi orang-orang yang biasa memasukkan orang ke pabrik.

Ada suatu pengalaman yang tak mungkin saya lupa, yaitu ketika harus mengikuti tes di Jakarta. Saya membaca lowongan menjadi pekerja paruh waktu dan bisa dikerjakan di rumah. Melihat jobdesknya saya bisa melakukan pekerjaan itu. Akhirnya saya minta izin sama orang tua untuk pergi ke Jakarta sekalian mau nitip anak-anak. Anak pertama  saat itu usia  3 Tahun dan yang kedua baru usia sekitar 4 bulan. Karena kesibukan orang tua juga tak mungkin menitipkan keduanya, anak saya yang pertama memang sangat aktif. Akhirnya saya dan suami memutuskan membawa  Andi Nazar (Anjas) ke Jakarta.

Saya juga lupa kapan terakhir ke Jakarta, mungkin saat saya SMA  beberapa tahun lalu. Jakarta sudah banyak berubah.  Kebayang kan ndesonya saya, bertiga dengan suami dan anak saya mengitari kota Jakarta hanya untuk mengikuti tes, naik busway hingga mual karena belum paham, transit sana transit sini, tanya sana tanya sini. Itu sungguh pengalaman yang tak mungkin saya lupakan.

Jangan ditanya lulus atau tidak, yang jelas dari pengalaman saya ke Jakarta itu saya males lagi datang ke sana, karena bagi saya Jakarta bukan kota yang bagus bagi disabilitas seperti saya. Saya pun memutuskan tidak mengambil pekerjaan itu. Walau pun paruh waktu, tapi pasti kalau saya ambil pekerjaan ini saya akan sering pulang pergi Jakarta Bandung.

Saya memang tidak pernah putus asa, setelah mengalami banyak penolakan saya putuskan untuk kembali menulis. Dulu freelancer tidak seperti sekarang. Saya juga masih katro. Saya mulai menulis untuk media. Atas izin Allah tulisanku dimuat, lalu itu menjadi ketagihan yang positif. Saya bisa membantu suami dari menulis. Dan di samping itu saya jualan online yang hasilnya juga lumayan. 

            Suka duka saat Menjadi freelancer dan penulis buku sudah saya tulis di tulisan terdahulu.  Dilalah saat karir menulis sedang meningkat, ada lowongan CPNS formasi khusus disabilitas. Coba-coba saya ikut, padahal saat itu saya tidak berharap lolos, ya namanya untung-untungan. Saya juga tidak yakin bisa menjawab soal-soal yang diujiankan. Maklumlah lulus kuliah sudah 9 tahun yang lalu.

            Saat itu tes CAT di BKN Jakarta Timur. Dengan dorongan dari keluarga tercinta, says pergi sendiri untuk mengikuti tes CPNS.  Karena tiba  di lokasi harus pagi-pagi, saya mencari tempat menginap di rumah salah satu teman lama. Untungnya saya masih ingat rumahnya, jadi tidak terlalu sulit mencarinya.

            Teman saya ini adalah tetangga ketika saya kecil di Jakarta. Mereka merasa surprise saya tiba-tiba datang setelah lebih dua puluh tahun tidak bertemu. Saat saya pindah ke Bandung saya baru kelas 2 SD. Dan kami kehilangan kontak setelah itu.

            Sudah banyak yang berubah, tak kecuali lapangan dan pohon rambutan depan rumah temanku sudah menjadi bangunan rumah-rumah penduduk. Jadi saya harus keliling untuk menemukan rumahnya. Untungnya bapaknya temanku adalah  juragan kontrakan di sana, semua orang tak ada yang tidak kenal dengan beliau.  

            Saya lulus tes CPNS dan bisa mengikuti tes selanjutnya. Ini suatu hal yang sangat tidak terduga, persiapan saya untuk tes hanya mengandalkan keberuntungan, tak ada latihan soal-soal, tak ada persiapan belajar hingga larut malam. Karena badan rasanya sudah lelah menempuh seharian perjalanan dari Bandung ke Jakarta yang macet, pas kebetulan saya tidak mendapat tempat duduk di bis, saya berdiri dan sesekali kalau pegal saya duduk di bawah.

            Mendengar berita lulus, saya bukannya gembira, malahan galau. Antara diteruskan atau berhenti di sini.  Saya sudah nyaman sebagai freelancer bisa kerja dari rumah sambil jaga anak-anak. Jika saya teruskan  proses seleksi, saya juga harus siap ditempatkan di mana saja. Saya harus siap jauh dari anak-anak dan suami. Melihat kegalauan saya saat itu, justru orang tua yang saat itu masih satu atap sama saya mendukung sekali. “Kesempatan tidak mungkin datang dua kali, banyak orang yang ingin Menjadi PNS, ini adalah jawaban atas doa-doa mu selama ini. Bukankah kamu selalu mencari pekerjaan dan selalu ditolak, inilah rencana Allah selalu lebih indah.” Seperti itu kira-kira semua keluarga menyemangati.

            “Buktikan De bahwa kamu bisa, buktikan sama orang-orang yang pernah merendahkan dan menghinamu, Allah sudah mengangkat derajatmu dengan terpilih Menjadi PNS.” Kata-kata yang keluar dari my love suami tercinta. Saya memang harus menerima pilihan hidup ini, saya jangan egois memikirkan diri sendiri, lihatlah orang-orang di sekitar sangat berharap kamu bisa sukses. Dan saya berpikir masih bisa menjalankan hobi menulis setelah Menjadi PNS itu pasti menyenangkan.

 

 

            Akhirnya bismillah aku lengkapi berkas-berkas, melegalisir ijazah dari mulai SD hingga Perguruan Tinggi,  tes kesehatan lengkap dengan tes kejiwaan. Semua dilancarkan dan diberi kemudahan, mungkin ini memang sudah  digariskan Allah, hampir tidak ada kesulitan mengurus berkas-berkas semua.

            Saya lolos tes CPNS saat usia sudah mentok, usia batas akhir penerimaan yaitu 35 tahun. Teman-teman saya yang kerja di pabrik sudah banyak yang resign dan memilih mengurus anak. Justru kebalikannya saya baru mau mulai kerja. Tenaga dan semangat juga tidak seperti waktu muda. Rasanya saya ingin mundur saja, apalagi membayangkan anak-anak. Pasti akan sulit meninggalkan mereka, karena selama ini hampir tidak pernah berpisah 24 jam.

            Inilah ujian terberat dalam hidup saya, ketika harus berjauhan dengan Citra dan Anjas. Saya penempatan kerja di Jakarta dan anak-anak di Bandung. Usia Anjas saat itu 6,5 tahun dan Citra 4 tahun.  Selama satu bulan saya merasakan bagaimana jauh dari anak. Dan saya tidak kuat, akhirnya saya bawa anak-anak ke Jakarta.

            Karena kantor terletak di Jakarta Pusat, sangat sulit saya mencari kontrakan yang terjangkau. Saya dapat kontrakan jauh dari kota Jakarta, yaitu di Bekasi. Awalnya berpikir di Bekasi, karena banyak teman kantor juga sama-sama tinggal di Bekasi. Toh mereka bisa pulang pergi Jakarta-Bekasi selama bertahun-tahun. Dan ini pun demi bisa pulang kerja berkumpul dengan anak. Memang perlu perjuangan bagi saya seorang disabilitas, tapi sekali lagi memang hidup adalah  pilihan.

            Berangkat kerja ketika waktu masih gelap, dan pulang ketika  matarahari sudah terbenam. Tapi lumayan dari pada saya ketemu anak seminggu sekali. Saya masih bisa membantunya mengerjakan PR dan bermain-main sebelum tidur. Itu pun kalau tidak lelah, kalau badan sudah lelah di perjalanan  paling tidak  saya mendengar celotehnya yang bisa membuat hidup ini seimbang.

            Hari-hari saya jalani tanpa mengeluh, betapa rasanya malu jika masih mengeluh. Cape memang cape kerja dari pagi hingga sore, namun saya selalu berpikir lebih cape yang mencari kerja. Allah sudah memberi banyak kenikmatan hidup, sepatutnya kita banyak bersyukur, karena dengan bersyukur hidup terasa lebih ringan.

            Saya memang tidak merasakan bagaimana meninggalkan anak yang masih bayi pergi kekantor, tidak merasakan rengekan anak untuk tidak pergi kerja, karena anak-anak sudah besar saat saya berkarir kembali. Semua ada hikmahnya, salah satunya saya bisa mengasuh dan menyusui anak-anak hingga usianya 2 tahun.  Dan saya sangat bersyukur karena memiliki kesempatan itu.

            Yang sangat saya suka dan bersemangat kerja di kantor saat ini adalah:

1.     Pekerjaannya memang yang saya sukai.

2.     Lingkungan pekerjaan dan orang-orang  teman sekantor saya yang begitu support dengan keadaan saya.

3.     Memiliki kantor yang bagus.

4.     Kesejahteraan yang terjamin.

Setelah saya jalani hari-hari  sebagai ASN, barulah saya ingat kalau saya pernah berdoa dalam hati, kira-kira  7 tahun yang lalu, saat itu saya lewat tepat di depan kantor dimana saya bekerja sekarang. Saya berucap “Seandainya saya bisa kerja di kantor ini? Di Kementerian Sosial. Ah tapi itu hanya hayalan saya saja.” Saya pun tidak pernah mengingat-ngingat lagi. Mungkin kalau kata orang tua dulu, ada malaikat lewat. Jadi ditulis apa yang kita ucapkan. Wallohu alam.

Rutinitas  saya kerja  dengan  jarak antara rumah dan kantor berjauhan, saya hampir tak pernah punya waktu untuk sendiri. Saya juga di rumah selalu disibukkan dengan urusan domestik dan urusan anak-anak. Tapi semua itu ada waktunya, anak-anak akan tumbuh dewasa, dan saya pasti bisa menekuni dunia tulis menulis kembali.  

Hidup harus dijalani dengan senyuman. Insya Allah akan terasa ringan, salam untuk orang yang di samping Anda. 
0