Memberi dan Menginspirasi

Kamis, 03 Agustus 2017

Doa Ibu Doa yang paling Mustajab



Sudah lama saya ingin menulis tentang ini, tapi karena waktunya emak-emak sangat terbatas. Pulang dari kantor badan sudah letih jadi kalau lihat kasur bawaannya ingin nempel terus di atasnya.  Mudah-mudahan hari ini saya bisa menyelesaikan  satu tulisan yang memang sudah lama mengendap di  otak untuk dan menari-nari di pikiran untuk segera dituangkan.
Masih seputar anak, anak adalah amanah  dari Allah. Selain materi,  mereka sangat memerlukan doa dari  orang tuanya.  Apalagi doa seorang ibu adalah doa yang paling mustajab bagi anak-anaknya. Jangan salahkan anak-anak jika hidupnya maaf-maaf saja susah. Jangan salahkan anak-anak jika ia kurang shaleh. Apakah Anda sebagai ibu, sebagai bapaknya sudah mendoakan dia untuk menjadi anak yang shaleh? Apakah  Anda sebagai orang tua sudah  mendoakan anak-anak agar ia bahagia di dunia mau pun di akherat. 

Kembali lagi ke orang tua, orang tua mana yang mau lihat anak-anaknya hidup susah, orang tua mana yang tak sedih lihat anaknya salah dalam bergaul. Oleh sebab itu sebagai orang tua selain kita bekali anak-anak dengan ilmu dan pemahaman agama yang benar, kita juga jangan pelit untuk mendoakan kehidupan anak-anak kita.
Yakin, doa orang tua adalah doa yang paling mustajab. Jangan sia-siakan kesempatan untuk mendoakan anak-anak kita. Yuk mari kita manfaatkan waktu mustajab untuk berdoa dikhususkan untuk anak-anak kita.
Waktu mustajab untuk berdoa :
1.      Pada hari Jumat,  hari jumat adalah salah satu hari yang agung,   oleh sebab itu menjadi hari yang mustajab untuk berdoa. Dalam hadist Rasulullah diterangkan bahwa barang siapa yang berdoa pada hari jumat, maka Allah akan mengabulkan doanya. 
2.      Pada hari Arafah.  Pada saat jamaah Haji sedang melakukan wukuf di Arafah tanggal 9 Djulhijah disarankan untuk berdoa sebanyak-banyaknya. Ini berlaku bukan saja bagi yang melakukan ibadah haji. Namun bagi kita semua umat muslim. Nabi juga bersabda “Doa yang terbaik adalah pada saat hari Arafah.” (HR Tirmidzi)
3.      Pada bulan Ramadan. Bulan Ramadan bulan yang penuh berkah di dalamnya terdapat keutamaan-keutamaan. Bulan ini juga bulan di mana Al Quran diturunkan, Allah mengijabah doa-doa yang dipanjatkan pada malam-malam di Bulan Ramadan.
4.      Pada saat sahur.
5.      Pada saat setelah berbuka puasa.
6.      Ketika hujan turun
7.      Saat di perjalanan / safar.
8.      Di 1/3 malam.
9.      Di antara adzan dan iqomat.
10.   Setelah shalat.
11.    Saat sujud.
12.   Setelah khatam quran.
Itulah waktu-waktu mustajab untuk berdoa yang harus kita manfaatkan sebaik-baiknya, doa terbaik untuk anak-anak kita agar kelak menjadi anak yang dibanggakan oleh orangtuanya. Tulisan ini hanya sebagai pengingat untuk saya pribadi, jika bermanfaat bisa di share ke yang lain. Mudah-mudahan kita menjadi orang tua yang tidak pelit doa untuk anak-anak. Seyogyanya kita bisa seperti sekarang ini adalah buah dari doa dan perjuangan orang tua.
0

Jumat, 14 Juli 2017

Waterpark Darajat Pass



Saat Lebaran adalah saat yang ditunggu-tunggu, karena biasanya semua  kumpul di Bandung.  Jauh hari sebelum  Ramadan kami sudah berencana ke Garut. Kenapa memilih Garut? Karena di sana ada salah satu besan yang belum dikunjungi, ya mertua dari adek saya.
Niat silaturahmi sambil berwisata akhirnya kami tetuju pada tempat wisata Darajat Pass.  Sebelum berangkat kami breifing dulu, berhubung  yang pergi keluarga besar,  jadi  biar semua merasa enak harus dimusyawarahkan segala sesuatunya. Terutama masalah biaya, akomodasi ditanggung oleh adek saya yang perempuan. Dan masalah konsumsi serta tiket saya dan yang lainnya rembugan. Berhubung kami berangkat  pada hari ke 3 setelah lebaran, pastinya jalanan ke arah Garut masih macet. Itu sudah tradisi dari tahun ke tahun. Kami sepakat untuk berangkat pagi dan apa pun yang terjadi, macet dan panas kita harus kompak dan kebersamaan.
Kami berangkat jam enam pagi. Alhamdulillah jalanan msih lancar, sempat juga macet sih tapi tidak parah. Jm 9 kami sudah tiba di darajat Pass,  lumayan jauh juga. Anak-anak sudah tidak sabar mau renang. Tapi kami para orang tua sudah tidak sabar ingin membuka bekal he..,  akhirnya kami putuskan untuk makan dulu sebelum mandi. Karena ini masa liburan, pengunjung sangat membludak. Rasa tidak nyaman karena terlalu banyak orang. Di kolam renang penuh, di tempat pembilasan antri. Memang untuk tempat pembilasan saya rasa sangat kurang, jadi kita mengantri panjang.  Ini bisa jadi masukan buat pihat pengelola darajat Pass agar memperhatikan kenyamanan pengunjung.
Tiket masuk Darajat Pass saat libur lebaran 30.000, fasilitas yang tersedia di sini selain watterboom adalah flyng fox, berkuda, outbond, penginapan dan restoran. Pemandangan di Darajat Pass cukup indah, tapi sayang kami lupa mengambil foto dengan view pemandangan. Karena kelamaan antri di tempat pembilasan he..

Setelah  sholat dhuhur, kami menuju ke rumah besan, disana sudah disediakan makan siang dengan ikan dadakan dari empang. Jalan-jalan kali ini makan terus ha..ha.. tunggu cerita jalan-jalan saya selanjutnya ya!
0

Kenali Gejala Hepatitis B


Belum lama  Paman saya berpulang ke rahmatullah karena mengidap penyakit hepatitis B. Dari sana saya mulai mencari tahu apa sebenarnya penyakit Hepatitis B ini? karena pada awal-awal terjangkit tidak bisa terdeteksi  oleh dokter. Setiap diperiksa ke dokter,  hasilnya beda-beda, dan anehnya tidak ada yang bilang kalau itu penyakit Hepatitis yang berbahaya. Baru setelah keadaannya kronis, dokter mengatakan kalau paman saya mengidap hepatitis B.
Hepatitis B disebabkan oleh virus Hepatitis B, dan penyakit ini menular. Jika tidak cepat ditangani akan menyebabkan kangker hati dan kematian. Menurut data kesehatan Indonesia merupakan salah satu negara yang mengidap penyakit Hepatitis tetinggi setelah Myanmar.   Biasanya orang yang terinfeksi virus ini tidak menyadari kalau dirinya mengidap Hepatitis. Gejala umumnya seperti , sakit lelah, mual muka kekuningan. Namun seseorang dikatakan terinfeksi  setelah diperiksa oleh dokter dan menjalani serangkaian uji laboratorium.  Karena gejalanya hampir sama dengan gejala penyakit lain, sehingga pengidap mau pun dokter tidak menyadari dan terlambat dalam penanganan.

Cara Penularan
Hepatitis B  bisa menular dengan berhubungan intim, jarum suntik yang dipakai bersama, kontak tubuh, penggunaan alat bersama seperti sikat gigi, alat makan, dan lain-lain, pecandu narkotika, yang berganti-ganti pasangan  dan ibu kepada anak yang dikandungnya.
Cara Pencegahan
Hepatitis B dapat dicegah dengan cara vaksinasi ketika balita, namun vaksinasi di Indonesia baru ada secara universal pada tahun 1997. Orang yang lahir sebelumnya kemungkinan besar tidak mendapatkan vaksin Hepatitis. Namun jangan khawatir karena untuk menghidari penyakit ini kita bisa melakukan imunisasi  atau vaksinasi.
Bagi yang sudah terjangkit segera hubungi dokter dan mendapat perawatan agar virus tidak menyebar dan mengakibatkan sirosis pada hati. Pengobatan medis dilakukan untuk menekan virus agar tidak berefleksi dan menjadi banyak. Dengan pengobatan dan penanganan yang cepat Hepatitis B bisa sembuh. Bagi penderita penyakit ini harus berisitirahat dan makan makanan yang bergizi, karena untuk menjaga agar daya tahan tubuh tetap kuat menghadapi virus-virus yang menggerogoti tubuh.
Tetap jaga kesehatan dan pola hidup sehat, salam.
0

Kamis, 13 Juli 2017

Bulan Syawal Bulan Memperbaiki Diri




Hidup adalah misteri, ada orang yang hidupnya sukses, perjalanan karirnya melesat, tapi ada yang hidupnya susah, melarat. Walau pun kesuksesan tidak selalu diukur dengan banyaknya harta. Setidaknya ia meraih apa yang ia inginkan dan ia hidup bahagia dengan yang diraihnya.
Tulisan ini hanya sebagai  renungan bagi kita semua, saya pun belum menjadi orang baik, tapi selalu berusaha ingin berbuat baik.  Hasil pengamatan sederhana yang saya lakukan di sekitar kehidupan saya pribadi, dengan tidak bermaksud untuk membuka aib seseorang karena insya Allah saya tidak akan menyebutkan nama.
Sebut saja ada seorang kakek tua, sepanjang hidupnya ia  susah, penghasilan hanya cukup untuk sehari-hari saja bahkan kurang.  Setiap bisnis yang ia jalankan tidak ada yang berhasil, selalu gagal di tengah jalan. Dan apa yang terjadi setelah tua, ia sakit-sakitan, menyusahkan orang disekitarnya. Sungguh hidupnya tidak bermanfaat bagi keluarga maupun lingkungannya. Seorang kerabat dekatnya mencoba mengajak berdialog? Apa sebenarnya yang ia lakukan sehingga kehidupannya seperti  ini. sang kakek tua mengaku kalau semasa mudanya ia sering melakukan maksiat. Masya Allah. Pengakuan yang sungguh berat dilakukan. Kakek tua ini kerap melakukan zina.
Dari pengakuan tersebut saya berusaha menggali  kehidupan orang-orang disekitar saya, termasuk kehidupan saya sendiri, kenapa usaha saya belum sukses apakah ada dosa masa lalu baik saya mau pun suami.  Saya ajak suami sama-sama menafakuri diri, lalu sama-sama sholat malam, sholat tobat mohon ampun atas segala dosa.  Mungkin di hati masih menyimpan penyakit iri dan dengki terhadap orang lain. Karena saya pun melihat, orang-orang sekitar saya yang hatinya kotor, hidupnya tidak ada peningkatan. 


Saya juga mendalami kehidupan orang-orang sukses, hidupnya berkah, anak-anaknya mempunyai kedudukan yang bagus. Wah ternyata orang itu rajin puasa senin kamis, sholat malam tidak pernah tetinggal, atau ia selalu berbuat baik terhadap kedua orang tua, sehingga doanya melangit.  Saya banyak melihat kehidupan orang-orang yang sering melukai hati orang tua, hidupnya suram. Percaya deh.., dan sebaliknya orang-orang yang khidmat kepada orang tua rezekinya mengalir terus, hidupnya berkah.
Jadi kesimpulan dari tulisan ini adalah apa pun yang terjadi pada diri kita, merupakan buah dari amalan-amalan kita selama ini.  jangankan di akhirat, di dunia pun kita sudah merasakan balasan dari apa yang kita lakukan. Siapa yang menanam, pasti akan memetik.  Perbuatan baik akan kembali kepada diri kita, perbuatan jelek juga akan kembali kepada diri kita.
Wasalam semangat bulan Syawal semangat memperbaiki diri.
😍😍

1